Analisa Ekonomi Usaha Penangkar Benih Padi Ciherang (di Kelurahan Tamanan Kec. Tulungagung Kab. Tulungagung)

Yuniar Hajar Prasekti

Abstract


Padi merupakan sumber makanan pokok penduduk Indonesia. Jumlah penduduk di
Indonesia cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, permintaan beras
semakin besar seiring dengan pertambahan jumlah penduduk di Indonesia. Untuk itu,
diperlukan usaha serius untuk menjaga ketahanan pangan nasional maupun rumah tangga.
Upaya peningkatan produksi padi untuk mempertahankan swasembada beras di Jawa
Timur menghadapi berbagai masalah. Masalah tersebut berupa kendala fisik, biologis
maupun sosial ekonomi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka pemerintah perlu
mengambil kebijakan dalam pengembangan padi agar dapat mencapai hasil yang lebih
baik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi dan pendapatan usaha
tani penangkar benih padi Ciherang di Kelurahan Tanaman Kecamatan Tulungagung
Kabupaten Tulungagung.
Jenis penelitian ini adalah Deskriptif Analisis dengan menggunakan purposive
sampling. Lokasi penelitian ini adalah di Kelurahan Tamanan Kecamatan/ Kabupaten
Tulungagung dengan subyek penelitian adalah petani penangkar benih padi Ciherang.
Data diperoleh dari sumber data primer (petani) dan sekunder (data dari Dinas Pertanian
atau dnais lain yang terkait). Metode yang digunakan untuk mengumpulkan adalah
wawancara (interview) secara langsung. Untuk menganalisa mengetahui tingkat efisensi
usaha tani penangkar benih padi Ciherang, rumus R/C Rati digunakan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk membuat usaha tani penangkar
benih padi Ciherang, seorang membutuhkan biaya produksi yang meliputi biaya sewa
tanah, biaya tenaga kerja, dan biaya sarana produksi. Besaran biaya untuk sewa tanah
adalah Rp. 5.900.000,-/Ha dalam satu musim tanam. Biaya yang dibutuhkan untuk tenaga
kerja adalah Rp. 6.860.000,-/ Ha dan Rp. 1.540.000,- / Ha untuk biaya sarana produksi
dalam satu kali musim tanam. Dengan demikian, besaran biaya produksi adalah Rp.
14.300.000,- / Ha dalam satu kali musim tanam. Adapun hasil yang diterima (pendapatan)
petani sebesar Rp. 22.000.000,-/ Ha dalam satu kali masa tanam. Tingkat efisiensi usaha
tani penangkar benih padi Ciherang di Kelurahan Tanaman Kecamatan Tulungagung
Kabupaten Tulungagung pada lahan 1 Ha sebesar 1,538. Hal ini berarti petani bahwa
petani mendpatkan keuntungan karena nilai rasio lebih besar sama dengan 1. Dengan
demikian, usaha tersebut layak dikembangkan karena output yang dihasilkan
menguntungkan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penulis merekomendasikan
kepada: (1) Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur untuk menggunakan hasil penelitian
ini sebagai salah satu bahan pertimbangkan dalam mengambil kebijakan dalam
meningkatkan pendapatan usaha tani benih padi Ciherang; (2) Pemerintah Kabupaten
Tulungagung untuk menggunakan hasil penelitian ini sebagai data tentang kondisi
pertanian di Tulungagung khususnya tentang pertanian padi dan pengembangannya; (3)
Petani Padi Ciherang untuk menggunakan hasil penelitian ini sebagai pertimbangannya
dalam pengelolaan usahanya agar mencapai hasil yang maksimal; (4) Peneliti lain
diharapkan menggunakan hasil penelitian ini sebagai sumber pustaka dan data sekunder.


Full Text:

PDF

References


Departemen Pertanian (Deptan). 2001. Yayasan Inovasi Tani Indonesia. Surabaya: Deptan

Provinsi Jawa Timur.

Departemen Pertanian (Deptan). 2007. Badan Litbang Pertanian, BPTP Jawa Timur.

Surabaya: Deptan Provinsi Jawa Timur.

Departemen Pertanian (Deptan). 2009. Informasi Ringkas Bank Pengetahuan Padi

Indonesia. Surabaya: Deptan Provinsi Jawa Timur.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur. 2006. Biro Perekonomian Pemerintah Provinsi Jawa

Timur. Surabaya: Deptan Provinsi Jawa Timur.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur. 2008. Paket Teknologi Budidaya Padi Dinas Pertanian

Propinsi Jawa Timur. Surabaya: Deptan Provinsi Jawa Timur.

Jurnal Agribisnis Fakultas Pertanian Unita Vol. 11 No. 13 April 2015 11

Pikukuh, Bambang., Kustiono, Gatot., Setyorini, Dwi., Purwoko, Muslich. 2010.

Membangun Kemandirian Agribisnis. Diakses dari internet pada Selasa, 11 Mei

di www.sinartani.com/.../proses-benih-padi-bersertifikat-dan-penggunaannya-parapetani-

htm

Suara Karya Online. 2010. Proses Benih Padi Bersertifikat dan Penggunaannya Para

Petani. Diakses dari internet pada Rabu 5 Mei 2010 di www.sinartani.com/.../prosesbenih-

padi-bersertifikat-dan-penggunaannya-para-petani-1265599338.htm


Refbacks

  • There are currently no refbacks.