ANALISA KELAYAKAN USAHA KERUPUK SAPI DAN KERUPUK KERBAU

Yuniar Hajar Prasekti

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menetahui besar nilai dari penerimaan, biaya, keuntungan, efisiensi dan profitabilitas usaha kerupuk kulit sapi dan kerupuk kulit kerbau di desa Sembung kecamatan Tulungagung kabupaten Tulungagung.

Metode dasar dari penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik. Penentuan daerah sampel dilakukan dengan cara sengaja ( purposive ) yaitu di desa Sembung kecamatan Tulungagung kabupaten Tulungagung. Di desa tersebut dipilih sebagai daerah penelitian karena terdapat kegiatan usaha pembuatan kerupuk kulit sapi dan kerupuk kulit kerbau. Pengambilan jumlah sampel responden dilakukan dengan cara sensus yakni dengan mencatat semua responden. Adapun jumlah responden sebanyak tiga orang. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan pencatatan.

Hasil penelitian selama April 2016 menunjukkan, bahwa rata-rata penerimaan yang diterima para responden sebagai pengusaha produsen kerupuk kulit sapi dan kerupuk kulit kerbau adalah sebesar Rp. 45.180.333,33, sedangkan untuk rata-rata biaya total yang telah dikeluarkan dalam kegiatan usaha sebaesar Rp. 33.008.123,59, dan untuk rata-rata keuntungan yang diperoleh adalah sebesar Rp. 11.838.876,41. Usaha kerupuk kulit sapi dan kerupuk kulit kerbau di desa Sembung termasuk menguntungkan dengan nilai profitabilitas sebesar 36 %.

Usaha produksi kerupuk kulit sapi dan kulit kerbau di desa Sembung kecamatan Tulungagung kabupaten Tulungagung adalah termasuk usaha yang efisien ditunjukkan dengan hasil perhitungan R/C rasio lebih dari satu yaitu sebesar 1,37 yang didapat dari hasil perbandingan antara rata-rata penerimaan total dengan rata-rata biaya total yang dikorbankan.


Full Text:

PDF

References


Amertaningtyas, Dedes. Pengolahan Kerupuk Rambak Kulit Di Indonesia. Mini Review. Jurnal Ilmu – Ilmu Peternakan 21 (3) : 18 – 29. Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. http://jiip.ub.ac.id.

Dustin. 1981. Agroindustri. http://id.wikipedia.org/wiki/agroindustri

Gasperz, V. 1999. Ekonomi Manajerial Pembuat Keputusan Bisnis. Jakarta : PT Gramedia.

Hasan. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. . Jakarta : Balai Pustaka.

Lipsey, G.R., Peter O.S. dan Douglas D.P. 1990. Pengantar Mikro Ekonomi Jilid I. Jakarta : Erlangga.

Masyhuri. 1994. Pembangunan Agroindustri Melalui Peneliti Pengembangan Produk Yang Insentif dan Berkesinambungan Dalam Jurnal Agroindustri Ekonomi Vol VII / No. 1 Juni / 2000. Yogyakarta: Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian UGM.

Muryono. 2008. Arahan Fungsi Pemanfaatan Lahan Daerah Aliran Karanganyar Dan Kabupaten Sukoharjo Tahun 2007. Surakarta: Skripsi Universitas Sebelas Maret.

Natsir. 1999. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Natsir. 1983. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Nicholson, W. 1992. Mikroekonomi Intermediate dan Penerapannya. Jakarta: Erlangga.

Sandi, I Made. 1985. Republik Indonesia Geografi Regional. Jakarta : Puri Margasari.

Saptianuri, Rinda. 2011. Analisa Usaha Agroindustri Keripik Ketela Ungu Di Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar. Surakarta: Skripsi Universitas Sebelas Maret.

Sirangimbun, M dan S. Effendi. 1995. Metode Penelitian Survei. Jakarta : LP3ES.

Soedjarwanto dan Riswan. 1994. Penyerapan Tenaga Kerjapada Industri Batu Bata di Kabupaten Dati II Banyumas. Purwokerto: Skripsi S1 Fakultas Ekonomi UNSOED.

Soekartawi. 1991. Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian. Jakarta: Raja Grafindo.

Soekartawi. 1995. Analisis Usaha Tani. Jakarta: UI-Press.

Supardi, S. 2000. Pengantar Ilmu Ekonomi. Surakarta: UNS.

Surakhmad, W. 1995. Metode Ilmiah Penelitian. Metode Teknik Penelitian. Bandung: Tarsito.

http://id.wikipedia.org/wiki/agribisnis

http://id.wikipedia.org/wiki/harga

http://id.wikipedia.org/wiki/kerbau

http://id.wikipedia.org/wiki/kerupuk_kulit

http://id.wikipedia.org/wiki/sapi

http://www.liputan6.com


Refbacks

  • There are currently no refbacks.